Home > inspiring for me > Super Heroes

Super Heroes

Waktu itu menunjukkan pukul sepuluh malam,sudah mendekat pergantian hari. Momen ini hari spesial bagi semua warga disini. Yap, 31 Desember 2008,suatu akhir penutup lembaran dua ribu delapan,harapan angan angan dan impian telah di panjatkan agar mengawali cerita dua ribu sembilan dengan manis.

Angin malam telah menusuk sampai rusuk,tayangan televisi menampilkan hingar bingar walaupun layar nya berpindah stasiun. Semua ingin berpartisipasi menutup dua ribu delapan dengan sorak sorai,detik detik pun terasa melambat akibatnya.

Pesta kecil kecilan diadakan di kampung bersahaja disekitar rumah,tak banyak sajian namum persaudaraan kental terasa. Kegulitaan dan kelarutan malam terus melanda menandakan lingkaran tahunan hampir berakhir sekali lagi. Kembang api dan petasan di terbangkan menambah hiruk pikuk malam teristimewa ini.

Tiba tiba dipecahkan keheningan sang bulan oleh sirene, telepon pun berdering ,dari paman rupanya. Tersilat kabar musibah melanda komunitas ilir timur satu tempat kami bernaung. Sesegera mungkin pesta di bubarkan untuk menggali apa yang terjadi sebenarnya.

Ruas ruas jalan utama sarana pawai pawai kaula muda di tutup demi memperketat lalu lintas. Asap putih berlatar belakangkan gulita malam membumbung dan menari nari disekitar tempat kejadian. Ternyata sang jago merah sedang memperlihatkan kejantanannya dilanjutkan melahap rumah rumah warga tanpa pilih kasih.

150 meter dari rumah kira kira menjadi tontonan gratis warga yang haus hiburan di malam pergantian tahun. Tak urung bocah sekitar berhamburan memilih menyaksikan kebakaran hebat dibanding acara televisi atau kembang api di sekitar jembatan ampera. Peluh dan keringat dingin menghiasai wajah empunya bangunan yang tak lain teman sesekolah dikala sma,tak biasa wajah ceria itu dikelilingi kalbu.

Sebuah fakta menarik dimana ada kumpulan lelaki pemberani yang telah siap di sekitar tempat kejadian dan mengelilingi sang jago merah, dengan gesitnya mereka melumpuhkan lawan natural mereka ini. Aksi ini tidak dapat dibandingkan ala kartun superhero yang memiliki kemampuan diluar nalar.Dibantu peralatan seadanya selang air, tangga darurat dan gergaji mesin mereka bersigap di barisan terdepan.

Beberapa dari mereka mengevakuasi warga yang lupa daratan dan terus mendekat gravitasi api yang sedang berkoar tersebut. Sumbernya dari dalam teriak seorang pemadam. Pintunya terkunci teriak sahabatnya. Cepat gergaji saran yang lain. Isak gergaji sangat mensayat bak organ tunggal, entah berapa tetes keringat yang terjatuh bercampur semprotan air. Sang superhero tetap berdiri tegap menjalankan misinya. Visi yang baik gugamku dalam hati.

Tawa larut dalam kesedihan dan sebaliknya, iba dan simpati berkolaborasi terlihat jelas di raut warga. Para tetangga tak tinggal diam, menimba air dan menyiramkan ke lokasi musibah sembari mengungsikan sebagian barang berharga mereka.

Tiga puluh menit kebakaran hebat ini berhasil dijinakkan.

Untuk kesekian kalinya kuberdiri diantara ratusan warga menjadi saksi bisu tanpa bantuan berarti kecuali doa agar korban dapat selalu tegar.

Sebuah pujian terhadap loyalitas sang pemadam kebakaran kutujukan, disaat hingar bingar hedoisme, mereka tetap siap siaga di kantor dan dengan serta merta menjalankan kewajibannya disaat yang membutuhkan.
Awalnya pahlawan itu hanya cerita sejarah atau fiksi, tapi kusadari pekerjaan kecil dengan dedikasi dapat memberi gelar pahlawan bagi seseorang.

Semoga tahun 2009 dapat memberi titik cerah bagi kita semua (:

Categories: inspiring for me
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: